Minggu, 19 Mei 2013 / 9 Rajab 1434
NEWS TICKER
kepala Nakoula Basseley Nakoula dihargai 950 juta »  Foto Mesra Ariel ‘NOAH’ dan Model Sexy Devi Liu Beredar »  Liga Champion: Wah, Bayern Munich Bantai Barcelona 4-0 »  Foto Cewek Cantik »  Trik licik David Luiz ala Angsa Sekarat Saat Bertemu MU »  gaya percintaan ABG cinta satu malam »  Mesin sperma otomatis »  kartun nabi muhammad SAW beredar di perancis »  waria gak punya susu »  Gaya kepemimpinan jokowi seperti Rasulullaw SAW »  Paling Kocak, Arya Wiguna Versi Warkop di Youtube »  Hasil Tes Kemdikbud 2012 »  Kuliah Dengan Biaya Murah Dan Terjangkau »  POLISI kepung KPK bawa surat penangkapan palsu »  Yahoo Beli Tumblr US$1 Miliar »  LOWONGAN KERJA BANK MANDIRI SEPTEMBER 2012 »  Bos Google: Berbicara dengan Google Glass Rasanya Aneh »  Jumat Besok Akan Terjadi Gerhana Matahari »  Foto Topless Feby Marcelia Tanpa Sensor Beredar »  Uli Auliani Adegan Panas dengan Kellan Lutz di Java Heat » 
 
Home » Kesehatan » Vaksin Cacar Juga bisa Tularkan Virus Vaccinia
KESEHATAN

Vaksin Cacar Juga bisa Tularkan Virus Vaccinia

Sabtu, 2 Maret 2013 / 19 Rabiul Akhir 1434 - 46 Kunjungan

HKvaObv38b

SEORANG pria di San Diego sudah terinfeksi dengan virus bernama vaccinia. Ia dibertikan terjangkit virus sehabis melakukan hubungan seksual bersama seseorang yang baru saja melakukan vaksinasi cacar.

Orang yang terjangkit virus lalu menularkan virus tersebut ke individu-individu lain yang belum divaksinasi saat melakukan hubungan seksual.  Hal  ini merupakan sebuah fenomena yang cukup dikenal dengan transmisi tersier. Vaksin cacar memiliki kandungan virus vaccinia hidup, yang mana sama dengan cacar akan tetapi tidak sebenarnya mengakibatkan penyakit cacar, demikian yang dilansir Foxnews.

Di tahun 1972, Amerika Serikat tak lagi melakukan vaksinasi kepada masyarakat akan penyakit cacar sebab penyakit tersebut sudah diklaim hilang. Tetapi, saat tahun 2002, Departemen Pertahanan kembali melakukan  vaksinasi cacar dengan gencar kepada personel militer serta pegawai sipil.

Dikarenakan vaksin mengandung virus hidup, maka bisa memicu gejala bagi orang yang divaksinasi, dan virus juga bisa menular ke Individu  lain. Orang bisa terjangkit virus vaccinia apabila mereka tersentuh bagian (tempat) vaksinasi dari orang yang sudah divaksinasi, atau bila mereka melakukan kontak dengan pakaian yang sudah terkontaminasi oleh virus. Tanda-tanda dari infeksi virus vaccinia antara lain ruam, demam, serta kepala dan nyeri tubuh.

Sejak tahun 2002, telah terdapat sekitar 115 laporan penyebaran virus vaccinia antara mereka-mereka yang divaksinasi dan yang belum divaksinasi, menurut review yang diterbitkan di tahun 2011. Umumnya transmisi terjadi melalui hubungan intim, misalnya hubungan seksual, ataupun kontak antara ibu dan anak, bahkan juga beberapa kasus penyabaran terjadi pada tempat fitness atau gym.

Related Post