
GIZI ibu sewaktu kehamilan sangat penting untuk embrio yang berkembang dalam perut dan bagi kesehatan calon anak di kemudian hari. Melakukan diet dengan asupan vitamin bisa meningkatkan kesehatan janin. Akan tetapi, ibu hamil juga harus perlu waspada dengan asupan makanan yang dapat mengganggu kesehatan janin.
Pasalnya, tidak semua yang dikonsumsi oleh orang yang hamil bermanfaat bagi bayi yang sedang dikandungnya. Penemuan terbaru membuktikan bahwa kafein dikaitkan dengan bayi dengan berat lahir rendah dan juga kafein dari kopi dikaitkan terhadap bertambah panjangnya masa kehamilan, demikian yang dilansir Health24.
Dengan nutrisi serta oksigen yang terdapat dalam tubuh, kafein dapat dengan bebas melewati penghalang plasenta. WHO telah memberikan batasan kafein untuk ibu hamil sekitar 300mg per hari selama masa kehamilan, namun beberapa negara menyarankan pada batas 200mg dimana ini setara kurang dari secangkir kopi.
Untuk mengetahui efek kafein semasa kehamilan ibu pada bayi, tim peneliti dari Institut Kesehatan Masyarakat ,Norwegia mengambil informasi terkait diet ibu serta rincian kelahiran yang dikumpulkan selama lebih dari 10 tahun. Semua sumber-sumber kafein diteliti dalam uji coba ini, mulai dari kopi, minuman bersoda, hingga makanan dengan kandungan kakao termasuk kue dan juga coklat.
Dr Verena Sengpiel, dari Sahlgrenska University Hospital, Swedia, pamimpin penelitian ini mengungkapkan, “Walaupun konsumsi kafein sangat berkaitan dengan merokok yang dikenal memperbesar risiko untuk kelahiran prematur serta bayi dengan berat badan kurang untuk saat kelahiran, dalam penelitian ini kami tidak memperoleh adanya hubungan antara kafein, baik secara total ataupun kafein dari kopi dan kelahiran premature. Namun kami berhasil menemukan korelasi antara kafein pada berat badan bayi.”
Bahkan mereka menunjukan bahwa kafein dari berbagai sumber bisa mengurangi berat badan bayi ketika lahir. Untuk berat anak umumnya yang diharapkan adalah 3.6 kg. Sedangkan mengonsumsi kafein 100mg tiap harinya akan mengurangi 21-28 gram berat badan bayi.
Tapi itu tidak hanya kafein, melainkan sumber kafein yang mempengaruhi masa kehamilan dimana kafein dari semua sumber dapat memperpanjang masa kehamilan. Dan juga, masa kehamilan bisa bertambah hingga 8 jam lebih lama untuk setiap konsumsi kafein 100mg /hari.
Ngomel.com – Hari ini merupakan hari yang penting bagi siswa-siswi SMA/MA/SMK di seluruh Indonesia. Setelah 3 tahun menempuh ......
Ngomel.com – Pabrikan mobil asal Jerman, Opel sudah menyiapkan produk yang digunakan bersaing dengan Audi A5 dan BMW seri 3 ......
Ngomel.com – Samsung untuk kedua kalinya mengumumkan catatan penjualan global Galaxy S4. Jagoan terbarunya itu hanya butuh satu ......
Ngomel.com – Android pertama kali diperkenalkan oleh Google pada tahun 2007. Saat ini, sistem operasi bersifat open platform tersebut telah ......
Ngomel.com – Pada laga perempat final Sudirman Cup 2013 di Putra Stadium, Malaysia, Kamis (23/5/2013) Indonesia harus mengakui keunggulan ......