Jumat, 24 Mei 2013 / 14 Rajab 1434
NEWS TICKER
kepala Nakoula Basseley Nakoula dihargai 950 juta »  Foto Mesra Ariel ‘NOAH’ dan Model Sexy Devi Liu Beredar »  4 Video Fatin Shidqia Terpopuler di YouTube »  Foto Cewek Cantik »  Liga Champion: Wah, Bayern Munich Bantai Barcelona 4-0 »  Trik licik David Luiz ala Angsa Sekarat Saat Bertemu MU »  gaya percintaan ABG cinta satu malam »  Kuliah Dengan Biaya Murah Dan Terjangkau »  Mesin sperma otomatis »  kartun nabi muhammad SAW beredar di perancis »  waria gak punya susu »  Paling Kocak, Arya Wiguna Versi Warkop di Youtube »  Gaya kepemimpinan jokowi seperti Rasulullaw SAW »  Hasil Tes Kemdikbud 2012 »  POLISI kepung KPK bawa surat penangkapan palsu »  Yahoo Beli Tumblr US$1 Miliar »  Penelusuran Tentang Maharani Mahasiswi Dengan Tarif 10jt Semalam »  LOWONGAN KERJA BANK MANDIRI SEPTEMBER 2012 »  Bos Google: Berbicara dengan Google Glass Rasanya Aneh »  Eva Longoria Ketahuan Tidak Pakai ‘Bawahan Dalam’ di Festival Film Cannes » 
 
Home » Kesehatan » Konsumsi Kafein, bisa perpanjang Masa Kehamilan?
KESEHATAN

Konsumsi Kafein, bisa perpanjang Masa Kehamilan?

Sabtu, 23 Februari 2013 / 12 Rabiul Akhir 1434 - 30 Kunjungan

k2YAOIhyAl

GIZI ibu sewaktu kehamilan sangat penting untuk embrio yang berkembang dalam perut dan  bagi kesehatan calon anak di kemudian hari. Melakukan diet dengan asupan vitamin bisa meningkatkan kesehatan janin. Akan tetapi, ibu hamil juga harus perlu waspada dengan asupan makanan yang dapat mengganggu kesehatan janin.

Pasalnya, tidak semua yang dikonsumsi oleh orang yang hamil  bermanfaat bagi bayi yang sedang dikandungnya. Penemuan terbaru membuktikan bahwa kafein dikaitkan dengan bayi dengan berat lahir rendah dan juga kafein dari kopi dikaitkan terhadap bertambah panjangnya masa kehamilan, demikian yang dilansir Health24.

Dengan nutrisi serta oksigen yang terdapat dalam tubuh, kafein dapat dengan bebas melewati penghalang plasenta. WHO telah memberikan batasan kafein untuk ibu hamil sekitar 300mg per hari selama masa kehamilan, namun beberapa negara menyarankan pada batas 200mg dimana ini setara kurang dari secangkir kopi.

Untuk mengetahui efek kafein semasa kehamilan ibu pada bayi,  tim peneliti dari Institut Kesehatan Masyarakat ,Norwegia mengambil informasi terkait diet ibu serta rincian kelahiran yang dikumpulkan selama lebih dari 10 tahun. Semua sumber-sumber kafein diteliti dalam uji coba ini, mulai dari kopi, minuman bersoda, hingga makanan dengan kandungan kakao termasuk kue dan juga coklat.

Dr Verena Sengpiel, dari Sahlgrenska University Hospital, Swedia, pamimpin penelitian ini mengungkapkan, “Walaupun konsumsi kafein sangat berkaitan dengan merokok yang dikenal memperbesar risiko untuk kelahiran prematur serta bayi dengan berat badan kurang untuk saat kelahiran, dalam penelitian ini kami tidak memperoleh adanya hubungan antara kafein, baik secara total ataupun kafein  dari kopi dan kelahiran premature. Namun kami berhasil menemukan korelasi antara kafein pada berat badan bayi.”

Bahkan mereka menunjukan bahwa kafein dari  berbagai sumber bisa mengurangi berat badan bayi ketika lahir. Untuk berat anak umumnya yang diharapkan adalah 3.6 kg. Sedangkan mengonsumsi kafein 100mg tiap harinya akan mengurangi 21-28 gram berat badan bayi.

Tapi itu tidak hanya kafein, melainkan sumber kafein yang mempengaruhi masa kehamilan dimana kafein dari semua sumber dapat memperpanjang masa kehamilan. Dan juga, masa kehamilan  bisa bertambah hingga  8 jam lebih lama untuk setiap konsumsi kafein 100mg /hari.

Related Post