Rabu, 19 Juni 2013 / 10 Sya'ban 1434
NEWS TICKER
kepala Nakoula Basseley Nakoula dihargai 950 juta »  Aku Memilih Setia, Lagu Baru Fatin Shidqia Lubis Yang Naik Daun »  Foto Mesra Ariel ‘NOAH’ dan Model Sexy Devi Liu Beredar »  Foto Cewek Cantik »  4 Video Fatin Shidqia Terpopuler di YouTube »  Kuliah Dengan Biaya Murah Dan Terjangkau »  Patung Hamil Kim Kadarshian »  3 Hewan Ramalkan Dortmund Juara Liga Champion 2013 »  Liga Champion: Wah, Bayern Munich Bantai Barcelona 4-0 »  Foto Pribadinya Maharani Suciyono Beredar di Internet »  X Factor Berakhit, Bebi Romeo Terus Tempel Novita Dewi »  Trik licik David Luiz ala Angsa Sekarat Saat Bertemu MU »  gaya percintaan ABG cinta satu malam »  Sudirman Cup 2013: Perempat Final, Indonesia Kalah Terhormat »  Mesin sperma otomatis »  Penelusuran Tentang Maharani Mahasiswi Dengan Tarif 10jt Semalam »  kartun nabi muhammad SAW beredar di perancis »  waria gak punya susu »  Paling Kocak, Arya Wiguna Versi Warkop di Youtube »  Gaya kepemimpinan jokowi seperti Rasulullaw SAW » 
 
Home » Kesehatan » Ketersediaan Dokter Mata, Dibutuhkan Seiring meningkatnya katarak
KESEHATAN

Ketersediaan Dokter Mata, Dibutuhkan Seiring meningkatnya katarak

Jumat, 1 Maret 2013 / 18 Rabiul Akhir 1434 - 88 Kunjungan

Oj01pWa1iq

 

DOKTER spesialis mata merupakan salah satu spesialis yang paling dicari belakangan ini. Penyakit katarak yang masih terhitung sangat tinggi di Indonesia mencapai  angka 52 persen, merupakan salah satu faktor sangat diperlukannya dokter spesialis mata di negara Indonesia.

Namun sayangnya,  tingkat penyebaran dokter di Indonesia sangat  jauh dari kata pemerataan. Tidak tersedianya fasilitas yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan adalah suatu kendala bagi para dokter-dokter  yang ditugaskan di daerah-daerah.
“Bukan karena para dokter mata tidak tidak mau ke daerah, tetapi dokter spesialis mata memerlukan peralatan serta tempat pemeriksaan yang layak.  Serta alat untuk pemeriksaan mata yang diperlukan, masih kurang memadai, hal ini yang  membuat banyak dokter lebih memilih untuk tinggal atau berkerja di kota-kota besar saja ,” ungkap Prof Dr Nila F Moeloek, dr.SpM(K), Utusan Khusus Presiden untuk MDGs sekaligus Ketua Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami), saat dalam wawancara eksklusif di kantor MDGs, Jalan Teuku Umar No. 10, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2013).

Supaya bisa membantu masyarakat, terutama mereka yang berada di pelosok serta meningkatkan kesehatan mata dengan merata, para dokter serta ahli mata bersama dan mencari para penyumbang dana untuk penyelenggaraan pengobatan untuk masyarakat yang berada di daerah.

“Waktu mengadakan bhakti sosial, kami memerlukan tempat, seperti halnya rumah sakit di kelurahan ataupun kecamatan yang sudah pasti steril serta tenaga ahli terlatih untuk melakukan pemeriksaan. Biasanya kami mengadakan one day care, yang mana pasien berkunjung ke tempat bhakti sosial, lalu dilakukan pemeriksaan serta pengobatan. Untuk itu, pasien dapat langsung pulang, tanpa harus rawat inap,” ungkap Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Related Post